Selasa, 05 Februari 2013
Senin, 04 Februari 2013
7 Ide Mendirikan Bisnis
Sebuah usaha seharusnya inovatif sehingga entrepreneur dapat meraih tujuan yang lebih besar daripada yang ia rencanakan sebelumnya. Berikut adalah sejumlah kiat yang dapat kita terapkan untuk membuat sebuah bisnis yang inovatif.
1. Temukan mitra
Usaha kecil umumnya memiliki sumber daya yang juga lebih kecil dibandingkan perusahaan besar yang lebih mapan. Untuk memecahkan keterbatasan ini, Anda sebagai entrepreneur harus bisa merangkul lebih banyak mitra. Anda dapat mengundang lebih banyak orang untuk mau menjadi investor dalam usaha Anda. Jika jumlah dana yang dimiliki lebih banyak artinya Anda akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan semua aspek. Ini akan menjadi dukungan untuk lebih maju.
2. Berinovasi
Melakukan berbagai eksperimen yang dibutuhkan untuk menghasilkan inovasi mutalk diperlukan. Anda harus terus menerus memotivasi diri sendiri dan para karyawan pula. Berikan insentif agar mereka lebih rajin dan kreatif dengan pekerjaan. Ini hanya sebagian langkah yang bisa ditempuh untuk membangkitkan semangat berinovasi dalam diri karyawan. Seluruh bagian perusahaan perlu mencurahkan gagasan mereka mengenai inovasi dan bekerja keras untuk mewujudkannya. Setelah Anda memiliki ide yang baik, Anda akan memiliki ide lain yang lebih baik di waktu berikutnya.
3. Anggota komunitas
Umumnya terdapat sebuah organisasi atau klub untuk mengakomodasi usaha-usaha kecil. Anda mungkin akan bisa menemukannya di daerah-daerah sekitar Anda pula. Jangan segan untuk berkomunikasi dan menjadlin hubungan bisnis dengan mereka. Dengan menjadi anggota sebuah perkumpulan seperti ini, Anda akan mempelajari lebih banyak pengetahuan dan ketrampilan, saran dan emengadopsi lebih banyak ide dari orang lain. Bergabunglah dengan salah satu organisasi dan sosialisasikan bisnis Anda. Anda akan lebih banyak dikenal dan peluang untuk mengembangkan bisnis dengan lebih baik juga terbuka lebar.
4. Pemetaan pikiran (Mind Mapping)
Pemetaan pikiran di sini berarti Anda harus menghasilkan ide-ide. Ide-ide orisinal ini perlu dikembangkan berdasarkan sejumlah cabang ide lainnya.Tuliskan ide Anda dan lingkarilah setiap ide dikembangkan dengan
menggunakan satu ide utama. Ini akan membantu Anda membuat konsep yang baik.
5. Lebih banyak bantuan
Kadang,usaha Anda menghadapi banyak masalah. Masalah-masalah ini bisa jadi sangat besar skalanya sehingga Anda kewalahan dan seakan tidak sanggup lagi mengatasinya. Namun, Anda dapat menemui seorang pakar dan meminta nasihat mengenai masalah itu. Ini akan memberikan banyak saran dan ide segar untuk Ana. Inilah yang akan menjadi tempat Anda memulai untuk berinovasi dalam perusahaan Anda. Temukan pakar dan praktisi yang
berpengalaman di bidang Anda.
6. Teknologi
Gunakan teknologi untuk menjangkau pelanggan Anda. Anda dapat mengembangkan situs bisnis dan membangun interaksi secara onlin e untuk mengetahui keluhan pelanggan dan kritik dair mereka. Kadang mereka memberikan kritik dan saran yang membantu kita menghasilkan ide inovatif.
7. Berjejaring secara offline
Dapatkan lebih banyak kenalan bisnis via online, tetapi jangan sampai melupakan pentingnya berjejaring di dunia nyata. Mereka akan menjadi aset dalam mengembangkan usaha. Berjejaring secara online hanyalah langkah awal untuk berjejaring yang sebenarnya. (*AP)
sumber : http://www.ciputraentrepreneurship.com/mobile-22131-7-ide-dan-peluang-brilian-untuk-dirikan-usaha-inovatif.html
Label:
Motivasi
Minggu, 27 Januari 2013
Bersepeda dari Pagi hingga Petang
Pagi ituu tanpa di duga dan dinyana pacar ku sudah di depan rumah dengan sepeda nya^_^ (WOOOW!!!)
Dan tanpa ba bi bu kusiapkan diri dengan sepeda abu ku untuk gowes bersama menerjang jalanan kota yang penuh sesak dengan kendaraan besi. Yang kian lama merusak dan membuat batuk bumi ini. Sungguh miris -__-
Dengan santai, canda tawa dan gurau kita mengayuh sepeda menuju kampus tercinta. Tanpa terasa lelah dan diiringi selalu senyuman serta cuaca yang sangat mendukung tidak panas maupun hujan...
Keringat mulai bercucuran dan kaki terasa tanpa tulang, roda sepeda kita memasuki area parkir kampus. sampaiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii fyuuuhhh #ngelapkeringat
setengah hari kita putuskan untuk melanjutkan aktivitas dan my boy mulai melanjutkan pengerjaan hidung nya. tiap hari hidung dan hidung terus yang di urusi,,hahaha
katanya mau nyulap biar mancung dan kecil gitu...
Tepat jam 15.05 kita prepare untuk mengayuh sepeda lagi. Kali ini bukan pulang tujuan nya tapi ke Sanggar Among Bekso (Time to coaching)..heee
30 menit kita lalui jalanan yang penuh sesak, karena belum menunjukan pukul 16.00 kita putuskan untuk mendekatkan diri dulu ke sang Maha Kuasa. Kemudian kita kayuh sepeda looking for masjid dan jeng jeng ketemuuuuuu...
Ketika aku latihan pacarku setia menunggu ku hingga selesai..makacih my boy ganteng^^
tapi breeeessss ujan turun,, kita tidak bisa pulang karena my boy tidak membawa mantel. #tobat
Sambil menunggu sang hujan reda kita ibadah dulu dan mengisi perut kosong dengan sesuap kehangatan BAKSO(^_^)
Hujan tak kunjung reda alhasil kita menerjangnya dan pacarku basah kuyup. Sampai akhirnya kita berhenti untuk membeli jas hujan 35.000 ludes dah T.T
Malam gelap gulita, hujan deras kita lalui untuk go home. Dan jam 19.00 kita sampai, sekedar buat menghangatkan diri tersaji teh dengan brownies... #yummiiii
Dan lagi lagi pacarku harus menembus hujan untuk pulang,,, kasihaaaannn #sedih
Sekian^^
KAPAN KITA GOWES LAGI HUBBY :-*
What Next Trip
Label:
My Story
KOMIK SMA/MA HIMATIKA 2013 IST AKPRIND Yogyakarta
Dengan berkaca pada event tahun lalu, HIMATIKA IST AKPRIND Yogyakarta mengubah konsep Olimpiade Matematika menjadi Kompetisi Matematika (KOMIK) dengan meremajakan konsep cerdas cermat sebagai landasannya . Kompetisi ini dibagi menjadi 2 tahap yaitu yang pertama adanya seleksi wilayah dengan tujuan untuk meratakan minat pelajar SMA/MA di 5 wilayah se Daerah Istimewa Yogyakarta . Adapun dari masing - masing ke 5 wilayah tersebut HIMATIKA IST AKPRIND mengupayakan untuk bekerja sama dengan SMA/MA untuk dijadikan tempat seleksi wilayah pada hari Sabtu, 9 Februari 2013 pukul 08.00 - selesai :
- Wilayah Sleman : SMAN 2 Ngaglik
- Wilayah Yogyakarta : Taman Madya
- Wilayah KulonProgo : SMA 1 Pengasih
- Wilayah Bantul : MAN Wonokromo
- Wilayah GunungKidul : SMA 2 Wonosari
Tahap kedua yaitu semifinal dan final akan diselenggarakan di kampus I
IST AKPRIND Yogyakarta Jl.Kalisahak no.28 trombol Balapan Yogyakarta (
belakang gedung Cinema XXI Yogyakarta)
Kompetisi ini mendapat dukungan sponsor dari dalam maupun luar institusi kampus . Salah satu Reward tertinggi antara lain :
- Pemenang utama dari kompetisi matematika ini selain mendapatkan trophy dari Gubernur DIY dan uang pembinaan , pelajar dapat KULIAH GRATIS SAMPAI LULUS SARJANA S1 Di JURUSAN MATEMATIKA IST AKPRIND Yogyakarta* (dengan syarat status pelajar adalah kelas 3 SMA/MA dan memenuhi ketentuan yang berlaku)
- Pemenang Runner Up juga akan mendapatkan Uang Pembinaan dan Tropy dari Walikota DIY serta BEBAS SOP 100% Di JURUSAN MATEMATIKA IST AKPRIND Yogyakarta* (dengan syarat status pelajar adalah kelas 3 SMA/MA dan memenuhi ketentuan yang berlaku)
- Pemenang ke 3 juga akan mendapatka Uang Pembinaan dan Tropy dari Rektor IST AKPRIND Yogyakarta serta BEBAS SOP 50% Di JURUSAN MATEMATIKA IST AKPRIND Yogyakarta* (dengan syarat status pelajar adalah kelas 3 SMA/MA dan memenuhi ketentuan yang berlaku)
Diluar itu masih ada doorprize di setiap seleksi wilayah dan semifinal
yang tidak kalah menariknya . Technical Meeting dilaksanakan pada
tanggal 8 Februari 2013 di Kampus IST AKPRIND (jl.kalisahak no.28
trombol Balapan)
Punya minat ??
Daftar kan segera anda pelajar SMA/MA DIY ke :
- Ruang sekretariat T3 HIMATIKA, jl.kalisahak no 28 trombol Balapan mulai tanggal : 23 Januari - 7 Februari 2013 dengan membayar Rp35.000/peserta
- Via SMS dengan ketik : KOMIK-NAMALENGKAP-KELAS-ASAL-SEKOLAH kirim ke 085643190637 sebelum 2 Februari 2013
Capcuss daftar cint.. TEMPAT TEBATAS* :)
info lebih lanjut :
085726418340 ( Ketua Panitia )
Label:
HIMATIKA
Rabu, 23 Januari 2013
Strategi Merintis Usaha
Menjadi wirausahawan salah satu
resolusi Anda yang harus tercapai tahun ini? Agar cita-cita Anda menjadi
kenyataan, ada beberapa tip yang bisa Anda terapkan saat merintis usaha:
1. Target konsumen
Sebelum memikirkan banyak hal lain untuk merintis usaha, pastikan Anda sudah menentukan pangsa pasar terlebih dulu. Menentukan pangsa pasar akan memudahkan Anda untuk menentukan kualitas dan jenis produk usaha. "Produk yang dijual untuk konsumen kelas atas akan berbeda dengan konsumen kelas bawah," ungkap Triyana, Instruktur Bogasari Baking Center saat pelatihan memasak di Cilincing, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.
Dalam dunia kuliner misalnya, konsumen kelas atas dan bawah punya kecenderungan yang berbeda mengenai sajian makanan. Konsumen kelas atas akan lebih mementingkan rasa makanan saat memilih restoran. Sedangkan kalangan bawah akan lebih mementingkan banyak-tidaknya porsi makanan dibandingkan rasanya.
Sebelum memikirkan banyak hal lain untuk merintis usaha, pastikan Anda sudah menentukan pangsa pasar terlebih dulu. Menentukan pangsa pasar akan memudahkan Anda untuk menentukan kualitas dan jenis produk usaha. "Produk yang dijual untuk konsumen kelas atas akan berbeda dengan konsumen kelas bawah," ungkap Triyana, Instruktur Bogasari Baking Center saat pelatihan memasak di Cilincing, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.
Dalam dunia kuliner misalnya, konsumen kelas atas dan bawah punya kecenderungan yang berbeda mengenai sajian makanan. Konsumen kelas atas akan lebih mementingkan rasa makanan saat memilih restoran. Sedangkan kalangan bawah akan lebih mementingkan banyak-tidaknya porsi makanan dibandingkan rasanya.
2. Merek usaha
Ciptakan merek usaha atau nama dagang yang mudah diingat dan menarik pelanggan. Jangan pilih nama yang terlalu sulit karena tidak akan mengesankan pelanggan. Nama yang sulit menyebabkan promosi dari mulut ke mulut juga sulit dijalankan.
Ciptakan merek usaha atau nama dagang yang mudah diingat dan menarik pelanggan. Jangan pilih nama yang terlalu sulit karena tidak akan mengesankan pelanggan. Nama yang sulit menyebabkan promosi dari mulut ke mulut juga sulit dijalankan.
3. Strategi promosi
Gunakan strategi promosi yang tepat di awal usaha untuk memperkenalkan dan menarik konsumen agar tertarik mencoba produk Anda. Misalnya dengan membuat brosur, spanduk, memberikan diskon (baik potongan harga maupun dalam bonus produk atau paket hemat).
Gunakan strategi promosi yang tepat di awal usaha untuk memperkenalkan dan menarik konsumen agar tertarik mencoba produk Anda. Misalnya dengan membuat brosur, spanduk, memberikan diskon (baik potongan harga maupun dalam bonus produk atau paket hemat).
4. Hitung semua biaya dengan teliti
Saat merinci modal usaha, hitunglah dengan teliti sampai biaya yang paling kecil. Hal ini berguna untuk mempermudah Anda menghitung semua kebutuhan agar tak kurang modal. Triyana mengungkapkan, satu kesalahan yang sering dilakukan para pengusaha pemula adalah tidak memperhitungkan biaya karyawan dengan tepat.
Saat merinci modal usaha, hitunglah dengan teliti sampai biaya yang paling kecil. Hal ini berguna untuk mempermudah Anda menghitung semua kebutuhan agar tak kurang modal. Triyana mengungkapkan, satu kesalahan yang sering dilakukan para pengusaha pemula adalah tidak memperhitungkan biaya karyawan dengan tepat.
"Sekalipun di awal usaha Anda
belum memiliki karyawan, namun Anda tetap harus memperhitungkan biaya tenaga
kerja. Di sini Anda bertindak sebagai karyawan, sehingga sekecil apapun itu
kinerja Anda harus diperhitungkan. Ini sebagai salah satu upaya penghargaan
terhadap diri sendiri," jelasnya.
5. Menabung laba
Sekecil apapun laba usaha yang didapatkan dari hasil penjualan Anda, sebaiknya ditabung. Setelah laba terkumpul cukup banyak, jangan buru-buru membelanjakan uangnya untuk barang-barang yang Anda inginkan. Gunakan laba untuk memperbesar usaha. "Selain itu, sisakan juga 80 persen dari laba untuk tabungan dan dana persiapan untuk membeli berbagai kebutuhan tambahan, termasuk memanjakan diri Anda," jelasnya.
Sekecil apapun laba usaha yang didapatkan dari hasil penjualan Anda, sebaiknya ditabung. Setelah laba terkumpul cukup banyak, jangan buru-buru membelanjakan uangnya untuk barang-barang yang Anda inginkan. Gunakan laba untuk memperbesar usaha. "Selain itu, sisakan juga 80 persen dari laba untuk tabungan dan dana persiapan untuk membeli berbagai kebutuhan tambahan, termasuk memanjakan diri Anda," jelasnya.
Label:
Motivasi
Selasa, 22 Januari 2013
Kebijakan Moneter
a.
Kebijakan Moneter
Kebijakan moneter
adalah proses mengatur persediaan
uang sebuah negara untuk mencapai tujuan
tertentu; seperti menahan inflasi,
mencapai pekerja
penuh atau lebih
sejahtera. Kebijakan moneter dapat
melibatkan mengeset standar bunga pinjaman,
"margin requirement",
kapitalisasi
untuk bank atau bahkan bertindak
sebagai peminjam
usaha terakhir atau melalui
persetujuan melalui negosiasi dengan pemerintah lain.
Kebijakan
moneter pada dasarnya merupakan suatu kebijakan yang bertujuan untuk mencapai
keseimbangan internal (pertumbuhan ekonomi yang tinggi, stabilitas harga,
pemerataan pembangunan) dan keseimbangan eksternal (keseimbangan neraca
pembayaran) serta tercapainya tujuan ekonomi makro, yakni menjaga stabilisasi
ekonomi yang dapat diukur dengan kesempatan kerja, kestabilan harga serta
neraca pembayaran internasional yang seimbang. Apabila kestabilan dalam
kegiatan perekonomian terganggu, maka kebijakan moneter dapat dipakai untuk
memulihkan (tindakan stabilisasi). Pengaruh kebijakan moneter pertama kali akan
dirasakan oleh sektor perbankan, yang kemudian ditransfer pada sektor riil.
Kebijakan
moneter adalah upaya untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi
secara berkelanjutan dengan tetap mempertahankan kestabilan harga. Untuk
mencapai tujuan tersebut Bank Sentral atau Otoritas Moneter berusaha mengatur
keseimbangan antara persediaan uang dengan persediaan barang agar inflasi dapat
terkendali, tercapai kesempatan kerja penuh dan kelancaran dalam
pasokan/distribusi barang.Kebijakan moneter dilakukan antara lain dengan salah
satu namun tidak terbatas pada instrumen sebagai berikut yaitu suku bunga, giro
wajib minimum, intervensi dipasar valuta asing dan sebagai tempat terakhir bagi
bank-bank untuk meminjam uang apabila mengalami kesulitan likuiditas.
1) Jenis-jenis Kebijakan Moneter
Pengaturan jumlah uang yang beredar pada masyarakat diatur dengan cara menambah atau mengurangi jumlah uang yang beredar. Kebijakan moneter dapat digolongkan menjadi dua, yaitu:
·
Kebijakan moneter
ekspansif (Monetary expansive policy)
Adalah
suatu kebijakan dalam rangka menambah jumlah uang yang beredar. Kebijakan ini
dilakukan untuk mengatasi pengangguran dan meningkatkan daya beli masyarakat
(permintaan masyarakat) pada saat perekonomian mengalami resesi atau depresi.
Kebijakan ini disebut juga kebijakan moneter longgar (easy money policy)
·
Kebijakan Moneter
Kontraktif (Monetary contractive policy)
Adalah
suatu kebijakan dalam rangka mengurangi jumlah uang yang beredar. Kebijakan ini
dilakukan pada saat perekonomian mengalami inflasi. Disebut juga dengan
kebijakan uang ketat (tight money policy)
Kebijakan moneter dapat dilakukan
dengan menjalankan instrumen kebijakan moneter, yaitu antara lain :
Ø Operasi
Pasar Terbuka (Open Market Operation)
Operasi
pasar terbuka adalah cara mengendalikan uang yang beredar dengan menjual atau
membeli surat berharga pemerintah (government securities). Jika ingin menambah
jumlah uang beredar, pemerintah akan membeli surat berharga pemerintah. Namun,
bila ingin jumlah uang yang beredar berkurang, maka pemerintah akan menjual
surat berharga pemerintah kepada masyarakat. Surat berharga pemerintah antara
lain diantaranya adalah SBI atau singkatan dari Sertifikat Bank Indonesia dan
SBPU atau singkatan atas Surat Berharga Pasar Uang.
Ø Fasilitas
Diskonto (Discount Rate)
Fasilitas
diskonto adalah pengaturan jumlah duit yang beredar dengan memainkan tingkat
bunga bank sentral pada bank umum. Bank umum kadang-kadang mengalami kekurangan
uang sehingga harus meminjam ke bank sentral. Untuk membuat jumlah uang
bertambah, pemerintah menurunkan tingkat bunga bank sentral, serta sebaliknya
menaikkan tingkat bunga demi membuat uang yang beredar berkurang.
Ø Rasio
Cadangan Wajib (Reserve Requirement Ratio)
Rasio
cadangan wajib adalah mengatur jumlah uang yang beredar dengan memainkan jumlah
dana cadangan perbankan yang harus disimpan pada pemerintah. Untuk menambah
jumlah uang, pemerintah menurunkan rasio cadangan wajib. Untuk menurunkan
jumlah uang beredar, pemerintah menaikkan rasio.
Ø Imbauan
Moral (Moral Persuasion)
Himbauan
moral adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar dengan jalan
memberi imbauan kepada pelaku ekonomi. Contohnya seperti menghimbau perbankan
pemberi kredit untuk berhati-hati dalam mengeluarkan kredit untuk mengurangi
jumlah uang beredar dan menghimbau agar bank meminjam uang lebih ke bank
sentral untuk memperbanyak jumlah uang beredar pada perekonomian.
2) Tujuan Kebijakan Moneter
Bank Indonesia
memiliki tujuan untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Tujuan
ini sebagaimana tercantum dalam UU No. 3 tahun 2004 pasal 7 tentang Bank
Indonesia.
Hal yang dimaksud dengan kestabilan nilai rupiah antara lain
adalah kestabilan terhadap harga-harga barang dan jasa yang tercermin pada
inflasi. Untuk mencapai tujuan tersebut, sejak tahun 2005 Bank Indonesia
menerapkan kerangka kebijakan moneter dengan inflasi sebagai sasaran utama
kebijakan moneter (Inflation Targeting Framework) dengan menganut sistem nilai
tukar yang mengambang (free floating). Peran kestabilan nilai tukar sangat
penting dalam mencapai stabilitas harga dan sistem keuangan. Oleh karenanya,
Bank Indonesia juga menjalankan kebijakan nilai tukar untuk mengurangi volatilitas
nilai tukar yang berlebihan, bukan untuk mengarahkan nilai tukar pada level
tertentu.
Dalam pelaksanaannya, Bank Indonesia memiliki kewenangan untuk
melakukan kebijakan moneter melalui penetapan sasaran-sasaran moneter (seperti
uang beredar atau suku bunga) dengan tujuan utama menjaga sasaran laju inflasi
yang ditetapkan oleh Pemerintah. Secara operasional, pengendalian
sasaran-sasaran moneter tersebut menggunakan instrumen-instrumen, antara lain
operasi pasar terbuka di pasar uang baik rupiah maupun valuta asing, penetapan
tingkat diskonto, penetapan cadangan wajib minimum, dan pengaturan kredit atau
pembiayaan. Bank Indonesia juga dapat melakukan cara-cara pengendalian moneter
berdasarkan Prinsip Syariah.
Label:
Ekonometrika
DIKLATMENKOP bersama ibu Pamella
Awalnya ada rasa malas untuk datang dalam acara DIKLATMENKOP yang di selenggarakan di UMY (24/12). Tapi ada unsur paksaan untuk menghadirinya, maka saya berusaha membawa diri untuk menuju TKP. Sampai di tempat rasa itu masih sama, hampir setengah jam menunggu acara di mulai. Padahal kami sudah datang telat sekitar setengah jam. (berarti jika di rekapitulasi acara ngaret 1 jam an)
Kaki mulai mengayunkan langkah memasuki ruangan, udara di dalam sedikit mengobati rasa malas ku. Selain itu karena aku menemukan teman baru dari beberapa rekan Kopma lainnya. Acara menurutku kurang menarik dan tidak jelas struktural nya ini menambah rasa malas ku.
Finally memasuki materi pertama untuk hari kedua yaitu kewirausahaan (sekedar pemberitahuan kami kemarin tidak datang waktu hari pertama karena ada pelatihan di BenderaKu Total Management). Pemateri pertama ini adalah Ibu pamella yang sosoknya masih menjadi pertayaanku bertahun-tahun, tetapi terjawab sudah setelah hari ini.
Beliau adalah orang yang inspiratif, pekerja keras, memiliki kemauan tinggi, ibu yang baik dan banyak lagi yang tidak bisa di sebutkan lagi. Mendengar cerita beliau mengenai perjalan hidup dan karier nya membuat mata ku tercengang. Banyak ilmu yang dapat aku ambil dan aku terapkan dalam perjalan hidup ku juga.
Dari awal yang malas sampai mendapat ilmu yang ispiratif. Tetapi
Kaki mulai mengayunkan langkah memasuki ruangan, udara di dalam sedikit mengobati rasa malas ku. Selain itu karena aku menemukan teman baru dari beberapa rekan Kopma lainnya. Acara menurutku kurang menarik dan tidak jelas struktural nya ini menambah rasa malas ku.
Finally memasuki materi pertama untuk hari kedua yaitu kewirausahaan (sekedar pemberitahuan kami kemarin tidak datang waktu hari pertama karena ada pelatihan di BenderaKu Total Management). Pemateri pertama ini adalah Ibu pamella yang sosoknya masih menjadi pertayaanku bertahun-tahun, tetapi terjawab sudah setelah hari ini.
Beliau adalah orang yang inspiratif, pekerja keras, memiliki kemauan tinggi, ibu yang baik dan banyak lagi yang tidak bisa di sebutkan lagi. Mendengar cerita beliau mengenai perjalan hidup dan karier nya membuat mata ku tercengang. Banyak ilmu yang dapat aku ambil dan aku terapkan dalam perjalan hidup ku juga.
Dari awal yang malas sampai mendapat ilmu yang ispiratif. Tetapi
Label:
My Story
Selasa, 15 Januari 2013
Cerita Motivasi | “Untuk Mahasiswa bagusnya usaha apa Motty?” begitu bunyi twit salah seorang Sobat-Motty beberapa waktu lalu. Pertanyaan serupa juga pernah dilontarkan oleh beberapa Sobat-Motty. Sepertinya virus #PenggalauanMassal #yukBISNIS udah menjangkiti para mahasiswa/i nih ^_^ *kepak2sayap*
Kicauan ini spesial buat Sobat-Motty yang masih kuliah atau sekolah, yang belum pernah makan bangku karyawan kantoran ^_^
Dua kelebihan yang dimiliki anak kuliahan/sekolahan adalah: WAKTU dan TANGGUNG JAWAB.
WAKTU. Ya, dibanding dengan yang sudah lebih berumur, anak kuliahan/sekolahan memiliki waktu terbentang di hadapan. Usia muda artinya ada waktu bertahun-tahun untuk “dihabiskan” melakukan #EKSYEN bertubi-tubi.
TANGGUNG JAWAB. Dibandingkan mereka yang udah berkeluarga, anak kuliahan/sekolahan BELUM punya tanggung jawab atas “perut” orang lain. Meski sebagian kecil, karena keadaan memaksa, ia sudah memikul tanggung jawab ini, tapi sebagian besar lainnya belum memikul beban apapun.
Dengan dua kelebihan ini, berikut ini adalah… jreng jreeeng …
5 Tips Bisnis Mahasiswa
1. #EKSYEN bertubi-tubi
Coba bisnis ini itu anu ntu, lakukan sebanyak-banyaknya. Niatkan bukan untuk mencari UNTUNG, tapi untuk mencari ILMU. Karena untung akan habis dimakan, tapi ilmu akan menyokong naiknya omzet dan berkembangnya skala bisnis kita.2. #TEKUKUR
Alias TES dan UKUR. Maksudnya? Setiap yang dilakukan, baik itu promo, penjualan, perjanjian bisnis, penentuan target pasar, penentuan lokasi bisnis, penentuan harga, dan lainnya, lakukan TES dan UKUR. Mana yang baik, mana yang kurang baik. Yang baik dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Yang kurang baik diperbaiki atau dibuang. Ini akan memastikan setiap langkah yang kita lakukan akan selalu lebih baik dari yang sebelumnya.3. Bersahabat dengan Pena dan Kertas
Kamsudnya? ^_^ Siapkan sebuah buku (bukan kertas lepasan) dan pena, untuk mencatat semua hal penting, pembelajaran, ide-ide, target-target, impian-impian sehingga semua bisa kita akses lagi setiap saat. Jangan percayakan semuanya kepada ingatan kita. Selain karena ia mudah lupa, lebih baik kita manfaatkan pikiran untuk MENGOLAH informasi, bukan untuk MENGINGATnya.4. Mulai Recehan Visi MILYARAN
Bisnis apapun itu, pasti dimulai dengan sepeser dua peser ^_^ seperak dua perak. Lakukan aja, tapi harus tetapkan target bahwa dalam sekian tahun, recehan ini akan menjadi MILYARAN.5. Modalnya 1 M
Ya, setiap kita dikaruniai hal ini. Bukan bukan ^_^ bukan uang 1 Milyar.. Tapi 1 Mulut. Ingat dua hal ini: “Nanya kan ngga bayar..” dan “Nawar kan ngga bayar..” Simpen malunya, buka mulutnya. Semakin banyak mulutnya dibuka, semakin banyak omzet yang dateng deh ^_^ aamiinsumber : http://motivatweet.com/2012/12/5-tips-bisnis-mahasiswa.php“Yang sekarang SUKSES, dulu belum sukses. Semua mengawali dengan KEYAKINAN, bukan KEMAMPUAN. YAKIN aja dulu, nanti DIMAMPUKAN.”
Label:
Motivasi
Langganan:
Komentar (Atom)





.jpg)






