Selasa, 11 November 2014

Backpacker Part I: Perjalanan Menuju Madiun #1



Madiun adalah kota pertamaku menjadi backpaker. Tujuan awal menyaksikan dan mendukung team aeromodelling akprind (HAAC) berlaga di kejuaraan terbuka di sana. Motor yang menjadi pilihan untuk mengantarkan kita menuju kota tersebut. Jumat sore (lupa tanggal pasti nya...hee) kita cap cus dari jogja (tepat nya potorono ^_^) di iringi hujan deras kita mulai memacu kuda orange untuk melintasi jalanan aspal bersama pengendara lainya.
Dan yang menjadi pengalaman seru yakni kita tidak tahu rute menuju madiun. Google map dan mulut yang menjadi andalan sebagai petunjuk jalan. Sempat beberapa kali kita tersesat dan salah jalan hingga menemukan jalan yang benar. Jalan penghubung kota yang menjadi pengantar , bersama truk dan bus kita menerjang kegelapan malam. Kanan kiri jalan hanya da pohon besar (hutan) penerangan dan rumah jarang kita temui. Setelah beberapa km kita tempuh akhirnya kita menemukan pom bensin yang dapat digunakan untuk sejenak beristirahat dan melepas lelah sebelum melaju lagi menerjang gelap malam.
Setelah 4 jam kita tempuh akhirnya kita memasuki kota madiun, dan menemukan pos polisi yang berada di tempat terpencil. Kita menanyakan alamat yang dituju, bapaknya bilang kalau sudah tidak jauh sekitar 4 km tapi zonk. Setelah kita tempuh ternyata tempatnya sejauh 7 km (huuffttt). Jam sudah menunjukan pukul 23.00 sambil menunggu jempuan kita mampir di Alfamart untuk melepas dahaga dan sedikit mengganjal perut dengan roti. Menunggu dia horor yang aku rasakan, hawa nya sedikit mencekam. Ada makam dan juga gedung kosong dan jarang rumah penduduk. Ditambah menghubungi teman-teman tidak ada yang nyambung (sudah pada ngorok kali yaaaa -__-) Setelah 20 menit mananti ada cahaya motor dari seberang (taaarraaaaa sang penjemput datang).

To be continueee.......... :)

0 komentar:

Posting Komentar

 

Goresan Tinta Ely Template by Ipietoon Cute Blog Design